REMEMBER
bagai buih ditengah lautan
terombang ambing lalu pecah menghilang
bagai embun yang menguap ditimpa sinar mentari
lalu hilang tak berbekas
putaran bola waktu yang melangkah maju
berpaling muka menatap pandangan lurus kedepan
adalah kesakitan karena tak ada tempat kembali
aku ada dipersimpangan jalan
manatap langit mencari jalan kembali
menanti cahaya terang ilahi yang membawaku pulang
melangkah jauh dari jalan gelap tanpa ujung
dan aku kembali saat kau menginginkanku.
-WULANELFFIAREI-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar